Waktu bergerak konstan: tidak cepat, tidak pula lambat. Konstan: satu hari tetaplah 24 jam, satu jam tetaplah enam puluh menit, dan satu menit tetaplah enam puluh detik. Ia sangat konsisten. Dari penciptaan alam semesta hingga berakhirnya peradaban, waktu akan tetap berada pada tempo yang sudah digariskan. Ia tidak bosan, tidak pula mengeluh.
Waktu memiliki beribu misteri. Berabad lamanya manusia mencoba memahami waktu. Manusia mempelajarinya dari aspek fisis hingga aspek mitologi dan filosofi. Bahkan pemahaman waktu coba diliat dari aspek reliji. Semakin dalam manusia menyelami dimensi waktu, semakin mabuk manusia dibuainya.
Waktu adalah suatu aspek mortal yang senantiasa menaungi manusia. Ia bak satu setel pakaian yang tak pernah bisa ditanggalkan. Ia akan terus berada di sana sepanjang hayat. Manusia lari dari masalah. Manusia lari dari kenyataan. Namun waktu akan tetap bersamanya: sungguh tak dapat manusia lari dari waktu.
Tuesday, February 26, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment